My photo
Rawang, Malaysia
“Travel helps reset your current path for a bit, reminds you that life is bigger than what you've been seeing everyday, and makes your problems small compared to it."
Showing posts with label kehidupan. Show all posts
Showing posts with label kehidupan. Show all posts

Sunday, March 10, 2013

chase the DEVIL out of me


It was not until I took my shower this morning when the scene appeared.

I was in a familiar room, like it was my own room (I know now it wasn't), when I suddenly felt so scared as if they were pair of dark eyes looking at me. I tried to get out of the room. But then I changed my mind. I tried to dare the owner of the invisible eyes.

I stood on the bed (I think it was a bed…or chair perhaps?), and challenge myself. Let’s just face this unknown source of fear once and for all. I tried to mouth few zikr that I know. To my surprise (or was it exactly how I thought it would be?)  I couldn't recite anything. My lips and my tongue didn't want to cooperate. Nothing came out of my mouth except hard breath and alien language. “So this is how people felt when they said they can’t recite a thing”, I thought to myself.

In that struggled, I remembered I was thinking to myself, “Just try to recite anything short. Anything that could scare that thing out of it wits.” And I finally did it. I can’t be sure now but I think I did recite ‘Lahawlawala quwwata illa billah’.
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِالله.
[There is no might and no strength except with the help of Allah.]

A few times, until my lips and my tongue found their way to cooperate. Until the sound of the zikr came out clearly and loudly.

And that’s when something dark came out of nowhere scream angrily. And it came to me. And I wasn't even scared anymore. And I faced it. And...well, that’s as far as I could remember. That's as far as the scene appeared in my mind.

Honestly, it took me few seconds to determine whether it's real or just a dream. I tell you, it was a dream. And even if it was real, I hope I really chased the devil out of me. 



*****
“Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat yang berasal dari bawah ‘Arsy dari pusaka surga? Katakanlah olehmu: لا حول ولا قوة إلا بالله ‘tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan kekuasaan Allah’, niscaya Allah akan mengatakan, ‘hambaKu telah menyerahkan dirinya dan meminta perlindungan.”
(HR Al-Hakim dari Abu Hurairah r.a)

Anas ibn Malik (radiyallahu anhu) narrated: Rasulullah (salallahu alayhi wa sallam) said: “Whoever recites when he leaves his home: 'In the Name of Allah, I have placed my trust in Allah, and there is no might or power except with Allah,' it will be said to him: You have been guided, spared and protected, and Shaytan will be kept far from him.”



Tuesday, October 9, 2012

Habuk & Sawang

Tujuh bulan lalu, aku menjanjikan para pembaca budiman (ceh, macam ramai je kan) post menarik tentang Bangkok 2.0. Akan tetapi oleh kerana kemalasan yang menjangkit kebelakangan ini, Kasut Biru ditinggalkan berhabuk dan bersawang. Maaf semua. Sedar tak sedar, aku dah pun pergi ke satu lagi negara jiran, Indonesia bulan lepas.

Dan melihatkan betapa sepupu aku Nina begitu giat mengupdate blog beliau dan meletakkan link blog aku untuk setiap gambar...ok, aku kene update jugak blog ni. Aku pulak yang rasa kecewa bila click link dekat blog orang lain, tapi keluar page yang dah berbulan sepi. hurmm...

Maka, pembaca budiman sekalian, insyaAllah aku akan berusaha melawan kemalasan dan mula menulis cerita-cerita menarik serta kisah disebalik tabir. Sampai berjumpa lagi!

sneak preview Bangkok 2.0 ;D




sneak preview Javanese Island ;)





Thursday, February 23, 2012

Berikan Aku Satu Nasihat


Assalamualaikum.

Lama gila tak menulis. Entah kerana sibuk. Entah kerana malas.

Untuk yang mungkin tak tahu, alhamdulillah aku dah pun masuk alam kerjaya. Tak jauh mana, kat Bukit Mertajam je...Tempat kerja okay, kawan-kawan baru okay, boss pun okay...even rumah pun company provide, so far syukur sangat la.

Cuma haritu tiba-tiba rasa stress. Tak tahu kenapa...Banyak sangat dapat undangan kawen kot? Stress diri sendiri still single hehe...So, aku update status facebook,

"berikan aku satu nasihat."

Mulanya tak banyak nasihat yang membina. So aku pm/inbox sorang sahabat yang aku tau kerap post nasihat dalam facebook nya...

"xxxx, berikan aku satu nasihat."

Lalu dijawabnya sejam kemudian,

"bacalah bismillah, minta Allah ajarkanmu satu ayat Quran satu hari, bukalah quran dengan gerak hatimu, tidak kira mana ia terbuka atau ayat mana ia terpapar, bacalah ia, selami terjemahnya, dan fahami tafsirnya. Cubalah...kerna aku dah cuba, its not by chance somehwoh you open that page or read that verse...its Allah that wants goodness for you...memang bergetar dan takut aku bila mencubanya."

Sejujurnya? Aku langsung tak terus ikut nasihat dia. Ntah pape, mintak nasihat tapi biar macam tu je bila dah dapat. Sampai lah semalam masa tengah usha-usha facebook Brotherhood Arts, aku jumpa Quotes of the Day yang menarik ni:


Bukannya tak tahu, bukannya tak pernah ada orang beritahu. Tapi aku yang lemah ni terkadang lalai dan leka. Terus teringat nasihat yang aku sendiri minta. Aku yang stress, aku yang down, bila ditunjukkan jalan keluar, menyombong diri pula?

Dan selepas maghrib, aku mula membaca. Ayat-ayat suci al-Quran dengan maknanya. Surah yang aku baca, Al-Muzzammil. Tarjimnya seperti ini;

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih.
(1) Wahai orang yang berselimut.
(2) Bangunlah di malam hari, kecuali sedikit.
(3) Seperduanya atau kurangilah daripadanya sedikit.
(4) Atau tambah daripadanya, dan bacalah al-Quran dengan perlahan-lahan.
(5) Sesungguhnya Kami hendak menurunkan kepada engkau perkataan yang berat.
(6) Sesungguhnya bangun malam itu adalah lebih mantap dan bacaan lebih berkesan.
(7) Sesungguhnya bagi engkau pada siang hari adalah urusan-urusan yang panjang.
(8) Dan sebutlah nama Tuhan engkau dan tunduklah kepadanya sebenar-benar tunduk.
(9) Tuhan dari masyrik dan maghrib, tiada Tuhan melainkan Dia; maka ambillah Dia jadi pelindung.
(10) Dan bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan itu dan hijrahlah dari mereka dengan hijrah yang indah.
(11) Dan biarkanlah Aku bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, yang mempunyai kemewahan, dan berilah mereka tangguh sejenak.
(12) Sesungguhnya di sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang bernyala-nyala.
(13) Dan makanan yang mempunyai sekangan dan azab yang pedih.
(14) Pada hari, yang akan bergoncang bumi dan gunung-gunung dan jadilah gunung-gunung itu tumpukan pasir yang berterbangan.
(15) Sesungguhnya telah Kami utus kepada kamu seorang Rasul; yang akan jadi saksi terhadap kamu, sebagaimana telah Kami utus kepada Fir’aun seorang Rasul.
(16) Maka mendurhakalah Fir’aun terhadap Rasul itu; maka Kami siksalah dia dengan siksaan yang ngeri.
(17) Maka betapakah kamu akan dapat memelihara diri jika kamu kafir, pada hari yang menyebabkan anak-anak pun akan tumbuh uban.
(18) Langit pun jadi pecah belah di hari itu; adalah janji Allah pasti berlaku.
(19) Ini adalah suatu peringatan; maka barangsiapa yang mau, niscaya ditempuhnyalah jalan kepada Tuhannya.
(20) Sesungguhnya Tuhan engkau mengetahui bahwasanya engkau berdiri hampir dari dua pertiga malam dan seperdua malam dan sepertiganya dan satu segolongan dari orang-orang yang bersama engkau. Dan Allah menentukan ukuran malam dan siang; Tuhan telah tahu bahwa kamu sekali-kali tidak akan dapat memperhitungkannya. Maka diberiNya taubatlah atas kamu. Sebab itu bacalah mana yang mudah dari al-Quran. Tuhan telah tahu bahwa akan ada di antara kamu yang sakit. Dan yang lain-lain mengembara di muka bumi karena mengharapkan kurnia dari Allah, dan yang lain-lain berperang pada jalan Allah; maka bacalah mana yang mudah daripadanya dan dirikanlah sembahyang dan berikanlah zakat dan beri pinjamlah Allah, pinjaman yang baik. Dan apa jua pun yang kamu dahulukan untuk dirimu dari kebajikan, akan kamu perdapat dia di sisi Allah, dia adalah baik dan sebesar-besar ganjara. Dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun, Maha Penyayang.



Untuk penjelasan lebih tafsir surah ini, boleh juga rujuk di sini. 

Apa yang aku sedar, memang dah lama aku tak paksa diri untuk bangun malam. Sudah lama tidak mengadu bersungguh-sungguh padaNya. Sudah lama tidak mengisi jiwa yang lelah dan kontang. Rasa malu sendiri bila meminta-minta nasihat, bila diberi tak diendahkan pula kata-kata hikmat. 

Quran itu sememangnya panduan untuk kita hingga akhir zaman. Aku rasa stress dan lemah, ubatnya ada ditulis dalam al-Furqan. Bukankah solat malam itu satu latihan untuk kerohanian?

Jantung hati yang kosong dan lemah, bangun malam itulah pengubat. Mengapa perlu susah hati, bila Allah itu sangat dekat. Berbicaralah denganNya di dalam setiap rakaat solat. Dan akan Dia berbicara denganmu dalam setiap helaian al-Kitab.

Sahabat, jangan berhenti daripada menasihat!


Tuesday, October 11, 2011

Million of thanks.


Dearest,
Friends and Families
Foes and Enemies
Comrades and Colleagues 
Teachers and Lecturers
Those Who Stay and Those Who Walk Away,

Million of thanks,

For
the Walks we had
the Laughs we burst
the Tears we shed
the Secrets we kept
the Friendship we had
the Bittersweet Memories we created
the Time we spent

the Promises made and/or broken

the Ears you lend
the Back you stabbed
the Smile you cracked

Everything we gave and everything we took
every Lessons we learned; be it bad or good,


It's true when He gave you what you need, instead of what you want,
Cause it took each and everyone of you to bring me to the now,
To Allah I thanks and to Him I pray,
Nothing but the best for you in 'Here' and 'There'.




This journey has been great so far. And I know great things will keep coming biiznillah. Insya Allah. :D

Wednesday, August 10, 2011

Mimpi itu.


Assalamualaikum semua.

Semalam ketika membaca al-Quran, aku melewati Surah Ibrahim ayat 7 yang berbunyi:

{وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ {7

Terdetik untuk berkongsi dengan korang mimpi aku sekitar 2 tahun lepas. Mimpinya agak kabur, cuma ayat di atas terngiang-ngiang sebaik sahaja aku membuka mata. Datang studio pagi itu, terus aku tanya kawan aku lulusan Darul Quran, cik uyun, dalam surah apa ayat tersebut. Dan kemudian aku mengamati maknanya. Yup, go on...sila rujuk terjemahan Quran sekarang. Maksud ayat tersebut lebih kurang begini:

"Dan (ingatlah) tatakala Tuhan kamu memberitahu: "Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu, dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras". (Ibrahim 14: 7)
"And [remember] when your Lord proclaimed, 'If you are grateful, I will surely increase you [in favor]; but if you deny, indeed, My punishment is severe." (Abraham 14: 7)
Sentap kan? Tertanya-tanya kepada diri sendiri, mengapa agaknya ayat itu muncul dalam mimpi? Adakah cukup rasa syukur selama aku hidup di muka bumi ini? Atau memang tidak pernah puas dengan apa yang Tuhan kurniakan. Yang ada dibiar, yang tiada dikejar. Walau mimpi kadang hanya mainan tidur, namun aku yakin, ia peringatan halus dari Tuhan. 

Teringat kisah saat Rasulullah S.A.W ditanya oleh Saidatina Aishah, apabila melihat baginda berterusan bersembahyang sehingga menyebabkan kaki baginda bengkak. Aisyah berkata: "Bukankah Allah telah mengampunkan dosamu yang terdahulu dan yang akan datang? 

Baginda menjawab: "Salahkah aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?"

Bagaimana pula dengan kita? Dengan cara apa kita mengekspresikan rasa syukur kita? Kadang  kita terlupa, di akhir waktu nanti kita bakal ditanya tentang segala nikmatNya yang diberi, bukan yang telah pergi. 

{فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ {13
"Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan?" (Ar-Rahman:13) 
"So which of the favors of your Lord would you deny?" (Ar-Rahman 55: 13)
Semoga Allah sentiasa mengilhamkan kita supaya tetap rasa bersyukur dengan segala nikmat yang telah Dia kurniakan. Amiin.


...
Macamana dengan korang? Ada kisah mimpi atau kisah syukur untuk dikongsikan? :)


Sunday, July 31, 2011

Bingkisan Ramadhan | 2011


29 Syaaban 1432H.

Berdebar. Bagai menunggu kekasih yang dirindui.

Kurang sehari lagi sebelum melangkah ke bulan ramadhan. Bulan di mana ditutup semua pintu Neraka dan dibuka semua pintu Syurga. Maka berbahagialah mereka yang mengambil kesempatan di bulan mulia ini dengan menambahkan amal ibadah dan memperbanyakkan sedekah. Pahala percuma berganda-ganda! Buat ibadah sunat, dapat pahala ibadah wajib. Buat ibadah wajib, dapat berkali-kali ganda pahalanya!! Seakan hujan emas layaknya bulan ini. Terpulang pada engkau, samada mahu menadah besen besar sambil berlari, atau cukup sekadar cawan kecil sambil berdiri. Paling malang, kalau ada yang pandang enteng tak ambil peduli. 

Maka sempena bulan yang mulia ini, aku mahu berkongsi sesuatu. Sharing is caring, rite :). Pernah dengar Terapi Azan? Aku belajar terapi ni 19 Jun lepas dalam sebuah bengkel kendalian Dr Azhar Hj Sarip. Maaf, dah lama aku nak kongsikan tapi baru hari ni mood menulis sampai. Heheh.

Daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Apabila diserukan azan untuk solat, syaitan akan lari bertempiaran sambil terkentut-kentut sehingga tidak mendengar suara azan, selepas azan selesai ia kembali lagi, sehingga apabila diiqamahkan solat ia akan lari bertempiaran lagi, sehingga apabila selesai iqamah ia kembali lagi."
Okay, jom kita fikir balik. Selain petanda waktu solat, bila lagi azan dilaungkan? Ketika anak kecil baru dilahirkan, sebelum berangkat ke Mekah menunaikan ibadah, waktu petir terlalu kuat sabung menyabung, seseorang yang kerasukan...dan banyak lagi peranannya yang lain. Tapi berapa ramai antara kita yang selalu memandang ringan kedudukan azan?

Percaya atau tidak, azan sebenarnya menstabilkan dunia. Azan itu sifatnya bergelombang rendah (Alpha, Theta dan Delta) yang menyeimbangkan gelombang dunia (Beta). Azan dilaungkan sahut menyahut dari sebuah negara ke negara, dari sebuah benua ke benua tanpa henti. Ketika mana 90% manusia hidup dalam tekanan, azan yang dilaungkan mampu menstabilkan gelombang ke gelombang Theta. Hati kita menjadi tenang dan mampu untuk melakukan perkara yang baik, seandainya kita benar-benar menghayati. Apa yang jadi jika azan tiada? Masih ingat antara tanda-tanda besar hari kiamat?

Secara saintifiknya bila azan tidak dilaungkan, gelombang beta yang aktif dan negatif akan bergesel menyebabkan keseimbangan gelombang dalam dunia bertukar kucar-kacir. Jadi azan itu penting untuk menurunkan semula gelombang Beta ke Alpha, Theta dan Delta.

Di dalam otak, gelombang Beta selalunya ketika kita berfikir, bekerja atau dalam keadaan stress. Gelombang Alpha ialah gelombang yang membenarkan korang menggunakan akal, dalam keadaan santai seperti mendengar muzik. Gelombang Theta ialah zon makbul doa, keadaan antara sedar dan tidak. Waktu ini, hormon-hormon seperti endorfin, serotonin, melatonin dan DHEA yang baik untuk badan dikeluarkan dengan banyak. Terakhir, gelombang Delta dikeluarkan dalam keadaan tidur nyenyak tak bermimpi. 

Terapi Azan:
  1. Disarankan menghadap kiblat
  2. Jauhkan jam tangan dan handphone
  3. Tutup mata dan bernafas seperti biasa
  4. Sewaktu nafas dihembus, lafazkan kalimah azan 
  5. Lafazkan satu per satu dengan penuh penghayatan
Boleh jugak pasang azan mp3 dan ikut perlahan-lahan. Selain tu, azan juga boleh membumikan energi serta fikiran negatif yang ada pada kita dengan kaedah grounding. Lakukan seperti di atas, cuma perlu berdiri di atas tanah tanpa alas  kasut atau selipar. Lakukan terapi azan pada bila-bila masa terutama sebelum tidur, dan grounding at least 10 minit seminggu. Insya Allah, terapi ini berkesan terutamanya bila kau berada dalam keadaan gelisah, sakit mahupun kesulitan. Dan semoga kekhusyukan dalam solat yang kau cari selama ini dapat kau temui.

Selamat beramal dan beribadah. Terapi azan, bingkisan ramadhan buat kalian. :)


p/s: kalau korang nak mp3 azan yang sedap, boleh pm aku email korang. aku akan send beberapa :)

Sunday, June 26, 2011

I'm gonna miss you all.

Offered to become a teacher for two months really is a great opportunity, at least for me. What's more, it is in IIUM PJ- my garden of knowledge and virtue. Have been assigned to take care of 21 kids of 3-years-old makes me feel honored. It is not an easy job. This is when they learn from our actions and words. Scolding them without reasoning only give them the wrong signal. Well yes, Urban and Regional Planning has nothing to do with teaching and kids development. But somehow, being the eldest in the family, and the 5th grandchildren of 30 really helps a lot. 

Sadly, I have to quit earlier. As early as this Thursday. Not because I hate the job. Or tired of taking care other people's children. The kids are adorable. I cannot simply quit on them. But simply because of my brother's wedding. Well, the wedding was originally planned after raya, but then the whole family decided to change the date to the mid of July. Yeah, do the math. It's only 3 weeks left. It's gonna be 3 hectic weeks~

Dear jewels,  4 weeks really is a short time. But it is also a sweet memorable one. You won't probably remember me in the near future. But I'll be missing you all. My prayers are with you. Always! Semoga setiap daripada kamu menjadi anak-anak yang soleh dan solehah. Insya Allah.















Somehow, I believe I'm ready to be a mom. eheh~ :P

Saturday, June 18, 2011

Berdiri lebih baik.

Kalau korang dari kalangan captive riders, dah tentu-tentu korang bergerak menggunakan pengangkutan awam. Tapi rasanya di Kuala Lumpur, ramai je choice riders yang gunakan public transport untuk mengelakkan traffic jam, dengan syarat rumah dan pejabat dekat dan mudah untuk gunakan public transport.

Aku ada lesen kereta, cuma keretanya lah yang takde. Kalau mak tak guna kereta, barulah aku boleh memandu sendiri ke mana-mana. Kalau tak, naik public je la jawabnya. Kalau korang selalu naik public, terutama KTM Komuter, korang akan tau betapa sesaknya setiap coach terutama waktu puncak dan cuti sekolah. Pernah aku kena naik train yang ke 3 sebab 2 train sebelumnya penuh sesak. Tak boleh nak sumbat langsung. Belum ambil kira manusia yang suka tolak menolak lagi.

Satu habit aku bila naik public transport ialah aku lebih suka berdiri. Sebabnya, kalau aku duduk aku dah malas nak bangun. Dan kalau aku nampak ada orang yang lebih memerlukan tempat duduk masuk, aku akan rasa sangat bersalah, tapi sangat malas untuk bangun. Dada aku akan berdebar-debar sambil mata melilau tengok orang-orang yang duduk di sekitar orang tadi. Sehinggalah ada orang lain yang akan bangun dan beri tempat duduk kepada orang tadi, baru aku rasa lega. Ya, ada kesengalan sedikit di situ. Tapi ini hanya berlaku kalau orang tu jauh daripada aku. Kalau dekat or depan mata, memang aku terus bangun. Aku taklah sekejam atau sesengal mana.

Kadang-kadang untuk mengelakkan rasa bersalah yang melampau itu, kalau aku naik komuter dari Rawang, aku akan tidur. Perjalanan Rawang-Kuala Lumpur ambil masa 45 minit. Cukup untuk mimpi pun. Bila tidur, tak nampak lah siapa yang masuk. Bila tak nampak, kurang lah rasa bersalah aku. 

Tapi kalau aku naik dari stesen lain, atau naik LRT, aku lebih rela berdiri daripada berebut tempat duduk. Biarlah orang lain yang berebut. Sebabnya korang dah tau. Aku takkan rasa bersalah bila ada orang yang lebih memerlukan masuk ke dalam train. Dan aku boleh mengutuk orang-orang yang duduk sebab buat bodoh dan tak bagi tempat dorang, macamlah dorang sakit tenat. 

Aku rasa, itu cara terbaik untuk mengubat penyakit malas tak bertempat aku tu. Ya, berdiri lebih baik. Tak payah duduk langsung. Berdiri jek. Sambil berdiri, kadang-kadang aku suka uji tahap keseimbangan diri sendiri dengan tak pegang apa-apa. Berdiri tegak dan jangan jatuh. Ia menyeronokkan, silalah cuba haha.

Mengajak dan mengajar adik-adik berdiri dalam LRT :)

Sebetulnya banyak yang boleh dilihat. Manusia yang pelbagai. Ragam yang berbagai. Jangan sekadar melihat. Belajarlah.

Sunday, May 29, 2011

Selangkah menuju Palestin.

Dari Abu Hurairah Radiallahuanhu dari Nabi Muhammad Sallallhu'alaihi Wasallam sabdanya: "Tidak sepatutnya (bersusah payah) keluar belayar (untuk menziarahi mana-mana masjid) kecuali (pergi) ketiga-tiga buah masjid (yang berikut): Masjidil Haram di Mekah, Masjidir Rasul (Masjidi an-Nabawi di Madinah) dan Masjidil Aqsa di Palestin." (Hadis Al-Bukhari)
Bulan Mei 2011. Genaplah 63 tahun peristiwa Nakbah berlalu. Tahu apa itu Hari Nakbah? Ia adalah hari kecelakaan bagi seluruh umat Islam pada 15 Mei 1948 yang lalu apabila negara Palestin dirampas dan penduduk Arab diusir dari tanah air mereka. Israel laknatullah pula sebaliknya menyambut hari ini sebagai 'Hari Kemerdekaan' mereka kerana memenangi peperangan 'The War of Independence'. 
...

Konvoi Pembebasan Palestin 2011. Diadakan pada 20 Mei yang lalu, konvoi ini merupakan program anjuran Aqsa Syarid Berhad dengan kerjasama Viva Paletina Malaysia.  Tujuan utamanya adalah untuk mengedar risalah dan memberi penerangan kepada masyarakat tentang Hari Nakbah dan kepentingan kita sebagai umat Islam untuk terus membela dan mempertahankan Palestin. 

Difahamkan, konvoi ini disertai oleh lebih 500 peserta pelbagai lapisan. Konvoi dipengerusikan oleh Saudara Zun Arif dari Aqsa Syarif Selangor dan disertai oleh kelab Skuter Malaysia, Kelab Bumi Bikers & Adventures, para pelajar IPT, remaja-remaja dan tak kurang keluarga dari pertubuhan IKRAM Malaysia. Kedua-dua anggota kelab motosikal tadi yang berjumlah 45 orang dilantik sebagai marshall untuk mengawal kelancaran perjalanan konvoi.

-gambar ihsan Dieyl.

Majlis bermula dengan taklimat dan ucapan-ucapan di Masjid Wilayah Persekutuan yang turut dihadiri Timbalan Presidan IKRAM, Prof Dr Muhammad Hatta Shahrom, Dr Hafidzi Mohd Nor (Pemangku Pengerusi Aqsa Syarif, Imam Masjid Wilayah Persekutuan dan wakil Palestin. Terdapat dua route konvoi pada hari tersebut. Route untuk Group A adalah seperti berikut:
Masjid Wilayah, Kuala Lumpur-->Taman Tasik Titiwangsa, KL-->KLCC-->Masjid Bukit Indah, Ampang-->R&R Awan Besar, KESAS-->Masjid Sultan Salahudin Abdul Aziz Shah, Shah Alam.
Manakala route untuk Group B pula adalah seperti berikut:
Masjid Wilayah, Kuala Lumpur-->Taman Metropolitan, Kepong-->KL Sentral-->Masjid Saidina Umar Al-Khattab, Bukit Damansara-->Masjid Al-Mukarramah, Bandar Sri Damansara-->Masjid Sultan Salahudin Abdul Aziz Shah, Shah Alam.
Aku dimasukkan ke Group B. Dan marshall kami merupakan ahli Kelab Bumi Bikers & Adventures (motosikal berkuasa tinggi okay! :P)


Majlis berakhir di Masjid Biru Shah Alam. Masjid penutup diserikan dengan pidato bersemangat oleh Dr Hafidzi, puisi oleh Sasterawan Negara, Prof Emeritus Datuk A Samad Said yang bertajuk ‘Bumi Tengkorak’ dan ‘Anak-anak Palestina’, persembahan puisi oleh Bob dan Santhira Morgan, persembahan lagu penuh mesej lagi bertenaga daripada Muadz & Friends serta persembahan nasyid daripada kumpulan Caliph. 

Gambar-gambar sepanjang konvoi boleh dilihat di sini.  
...

Ayah meminjamkan kereta Kembara kepunyaan pakcik Fakhrudin untuk konvoi kami. Alhamdulillah dipermudahkan. Seawal 7 pagi, aku bertolak dari Rawang terus ke Masjid Wilayah untuk pendaftaran. Selesai sarapan, taklimat dan ucapan perasmian juga pelepasan, kami bergerak ke destinasi masing-masing lebih kurang jam 9 pagi. 

K.chik, Raihan, Dieyl, aku. -Gambar ihsan ustaz Rofazlin Jusoh

Pukul 12 tengahari, kami berhenti di hentian ketiga kami iaitu Masjid Saidina Umar Al-Khattab di Bukit Damansara. Selepas melepaskan lelah, solat zuhur juga makan tengahari, kami bersiap untuk ke destinasi seterusnya kira-kira jam 3 petang. Aku dengan penuh confident hidupkan enjin kereta. Dan penuh confident jugak, kereta tu tak mengeluarkan walau sebarang bunyi. Ah sudah...apahal pulak ni tiba-tiba tak boleh hidup. Aku tengok jarum minyak dan temperature, semua nampak normal. Dan aku usha pulak lampu kereta (sepanjang konvoi kami diarahkan untuk membuka lampu besar dan lampu hazard kecemasan). Okay, aku tak tutup lampu besar tu :|

Macamana aku boleh lupa nak tutup lampu tu?! Padahal dah 2 perhentian sebelumnya aku memang check lepas tutup lampu hazard, kene tutup lampu kereta sekali. Sebab aku tau, kalau tak tutup, confirm2 bateri kong. Sekali lagi, dengan penuh confident aku tanya salah seorang pakcik peserta konvoi yang park kereta depan kereta aku, "Assalamualaikum pakcik, boleh tolong saya jump start kereta tak? Kereta saya tak boleh start." Sekurang-kurangnya, aku taklah nampak seperti tipikal perempuan yang hanya tahu guna kereta tapi langsung tak tahu masalah kereta, kan? haha.

Alhamdulillah, ada pakcik yang bawak wayar jump start tu. Dan alhamdulillah juga, kereta kami berjaya dihidupkan. Terima kasih untuk semua pakcik-pakcik yang bersusah payah. Peserta lain masih tak tahu ketika tu sebab dorang semua dah pun beratur di luar perkarangan masjid untuk meneruskan konvoi. 

-gambar ihsan Dieyl.

-gambar ihsan Dieyl.

Lebih kurang setengah jam kemudian, kami tiba di Masjid Al-Mukarramah, Bandar Sri Damansara. Pakcik ketua rombongan (KR)-maaf, kami tak ingat nama pakcik- memberi taklimat ringkas tentang tugasan kami di sana. Kalau sebelumnya kami mengedarkan risalah di kawasan awam, kali ini kami ditugaskan untuk mengedar risalah dari rumah ke rumah. Sejurus sebelum tamat taklimat, Ustaz Rofazlin Jusoh berbisik-bisik ke telinga pakcik KR sambil menunjuk-nunjuk ke arah kami.

Dalam debaran, pakcik KR mengumumkan, "Okay, kita ada satu lagi tugas tambahan. Kat masjid tadi, ada sebuah kereta peserta konvoi yang bateri dia kong sebab terlupa tutup lampu. Jadi, apa kata kita sama-sama...."

Dalam hati aku, "sama-sama berdoa bateri kami tahan sampai akhir konvoi? sama-sama periksa kereta masing-masing takut ada terlupa tutup lampu lagi?sama-sama apa..??"

"...mengutip derma kilat supaya kita dapat belikan bateri kereta baru untuk mereka, setuju?"tanya pakcik KR.

"SETUJU!!!", tanpa ragu-ragu semua menjawab serentak. 

Sejujurnya, aku sebak, terharu dan segan dalam masa yang sama. Bateri kong adalah kesalahan aku sendiri kerana terlupa. Dan mereka semua mahu menghulurkan bantuan atas kealpaan aku itu?? Allah, kau jua yang mampu membalas jasa mereka.

Selepas wang derma dikumpul, ia disampaikan oleh Ustaz Rofazlin kepada aku sebagai pemandu kereta. Cukup untuk aku katakan jumlah wang tersebut boleh beli 2 atau 3 bateri kereta yang baru! Dan selepas tu, ustaz dan beberapa yang lain pergi membeli, juga membawa mekanik untuk menukarkan bateri tadi. Dan hingga sekarang, kami berempat masih lagi speechless. 

Sumbangan disampaikan oleh Ustaz Rofazlin. -gambar ihsan Dieyl.

Mekanik tukarkan bateri dalam hujan. -gambar ihsan ustaz Rofazlin
...

Sejujurnya, banyak yang aku pelajari daripada konvoi ini. Tahukah korang, kita banyak berhutang dengan saudara-saudara di Palestin? Mereka menggadai nyawa untuk mempertahankan Masjidil Aqsa, masjid ketiga terpenting dalam Islam. Realitinya, Al-Aqsa adalah isu umat Islam, bukan bangsa Arab semata. Telah lama mereka berjihad. Tidak mungkin sumbangan kecil untuk menampung perjuangan mereka pun kita tak mampu beri? Mahukah di akhirat kelak, mereka menuntut dari Allah atas kelembapan, kelesuan dan kebisuan kita terhadap isu ini?

Selain itu, aku merasai sendiri manisnya persaudaraan yang disemai atas nama Allah. Hingga kau akan tertanya-tanya, layakkah diri mendapat buah semanis ini sedangkan baja yang kau letak kadang-kadang hanyalah Gred B?


 وَٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَٱلۡمُؤۡمِنَـٰتُ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلِيَآءُ بَعۡضٍ۬‌ۚ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥۤ‌ۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ سَيَرۡحَمُهُمُ ٱللَّهُ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ۬ (٧١)
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain mereka menyuruh berbuat kebaikan, dan melarang daripada berbuat kejahatan dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. (At-Taubah: 71)

Ukhuwah itu tak ternilai harganya, andai saja kau tahu menghargai. 
Perjuangan itu manis rasanya, andai saja kau tahu apa yang menanti.

Saturday, May 14, 2011

Saat itu. Saat ini.

Tahun 1995.

Rumah kami mula didirikan di tanah arwah atuk, yang ketika itu masih lagi sihat walafiat. Setelah puas berpindah randah sejak pulang ke Malaysia, akhirnya kami ada rumah sendiri. Tanah ni asalnya kebun atuk. Masih ada beberapa pokok durian di lot sebelah. Ada 3 lot kesemuanya, rumah kami di tengah-tengah.

Rumah kami dalam pembinaan


Rumah kami baru siap, dari depan. Pokok masih sikit

Di pertengahan tahun itu, kami pindah ke Rawang. Hari pertama persekolahan, ayah dan atuk temankan aku dan Angah. Aku darjah 3, Angah pulak darjah 1. Hari tu merupakan hari kedua peperiksaan pertengahan tahun. Di penghujung 1995 itu, atuk kembali ke rahmatullah. Semoga rohnya ditempatkan di kalangan orang-orang beriman.

Aku dan atuk, kat halaman rumah atuk.
...

Kat depan rumah aku, ada sebatang anak sungai yang mengalir perlahan. Tak dalam, takat buku lali je, kecuali masa hujan. Saat yang paling aku suka di zaman kanak-kanak adalah membuka tingkap di waktu pagi. Kau akan dengar bunyi air terjun dan burung-burung berkicauan. Waktu kecik-kecik, aku dan adik-adik suka tangkap anak ikan dan udang, kononnya nak bela. Of course, seminggu lepas tu dorang semua mati.



Mandi sungai pulak ialah aktiviti bila sepupu sepapat pulang ke rumah wan hujung minggu. Oh yek, aku dan wan tinggal sekampung. Cuma rumah wan kat depan, rumah kami jauh ke belakang kampung. Kadang-kadang dorang mandi depan rumah, tapi selalunye budak-budak lelaki akan berjalan naik sikit lagi ke atas. Ada jeram yang sejuk dan menyegarkan. Kecut-kecut la kulit dorang berendam dalam tu.

Ni masih di depan rumah :)


Operasi 'bersihkan sungai' cik raiy dan adik2. (2008)

Macam aku cakap tadi, walaupun sungai ni cetek, selalu jugak jadi banjir, terutama kalau hujan lebat. Antara yang paling teruk, macam dalam gambar bawah ni:

Langsung tak nampak jambatan. Air dah nak sampai ke pintu rumah. (2008)

Waktu rumah ni baru-baru siap, ada banyak lopak di sekeliling rumah yang tak terkambus. Dalam tu banyak berudu. Kerja aku dan adik-adik petang-petang, main dengan berudu-berudu tu...Kulit berudu ala-ala transparent seingat aku, sebab dari bawah boleh nampak  tali perut dia berpusar-pusar. Aku suka picit berudu tu sampai keluar isi perut. Pastu gelak ramai-ramai ngan adik aku. Heh, memang tak padan ngan pompuan. Tapi 2,3 hari lepas tu mak terus suruh ayah kambus lopak. (Waktu tu aku rasa ayah kejam sebab kambus berudu tu hidup-hidup. Tak sedar diri, yang aku pun sama picit berudu tu hidup-hidup!)

Betul-betul belakang rumah, ada bukit kecil. Kami panggil hutan. Pokok-pokoknye memang tinggi-tinggi. Tahun 1998, keluarga aku pernah berkebun kat bukit belakang tu. Tanam sayur, kacang tanah, bendi, even jagung. Masa tu wan, pak andak, arwah mak chek duduk rumah kami sebab rumah wan buat baru. Tapi tak lama lepas tu kami dapat tau tanah tu ada tuannya. So, wan bercucuk tanam kat bawah aje.

Ni bukan belakang rumah tapi tepi rumah.
Tak jumpa pulak gambar lama belakang rumah.



Binatang liar? Babi hutan tak payah cerita la. Pernah mak aku sidai kain, dia meluru dari hutan belakang tu lalu betul-betul sebelah mak aku. Alhamdulillah tak disondolnya. Pernah jugak babi ni bersiar-siar bawak 1 family turun belakang rumah aku tu. Dulu, pakcik Singh suka ke belakang hutan tu tembak babi. Monyet pun sama, yang mana aku leh tengok macam-macam spesis keluar dari hutan belakang ni. Kalo tak salah mata dan ingatan aku, babun pun ada. Kira bukan tipikal monyet yang korang nampak kat Hutan Lipur Kanching tu la. 

Salah satu spesis yang keluar


Anak ular mati jumpa bawah meja

Kalau ular tu selalu jugak masa kecik-kecik jumpa. Pernah sekali aku nampak warna putih, tapi bukan albino, keluar dari bawah sofa kitorang. Sekarang dah tak sangat la. Pupus agaknya. Lipan dan kalajengking pun pernah la ada. Pernah sekali tu mak aku tergerak hati nak check kitorang yang tengah tidur ni. Rupanya ada cik lipan tidur jugak betul-betul sebelah aku. Bila mak bukak lampu, terus dia lari. Aku pernah bayangkan cik Belang mungkin akan keluar dari situ satu hari nanti haha...

Jadi disebabkan binatang-binatang ni semua (ok, tak semualah..), maka kami jarang tanam pokok-pokok yang bakal disondol babi atau dicurik monyet. Terutama bila wan pindah balik ke rumahnya. Ada jugak la pokok berbuah macam bacang, pulasan, nangka, terap, pisang dan cempedak. Selalu jugak la gaduh ngan monyet-monyet nih berebut buah haha. Kebanyakan flora yang ada kat rumah ialah tanaman-tanaman yang tak perlu penjagaan rapi. Yelah, hujan je yang tolong siram pokok-pokok kat rumah aku ni. Kitorang dah bertahun tak siram pokok. hihi.
...

Tahun 2011.

Semenjak tahun lepas lagi isu tanah belakang rumah ini sudah berbangkit. Satu kawasan small-medium industry akan dibangunkan. Pada awal tahun ini, bukit kecil belakang rumah telah pun digondolkan. Yang tinggal cuma pokok-pokok di sempadan antara tanah kami dan tanah mereka.

Pokok-pokok di sempadan masih ada,
tapi bukit belakang sudah gondol (8 mei 2011)


Minggu ini, kerja-kerja membuat tembok diteruskan. Bunyi pokok patah dan tumbang benar-benar boleh buat orang depress. Maka, cerah sudah lah hutan redup kebanggaan kami sejak kecil ini. Petang tadi, tengok si Raja Udang terbang melilau mencari sarangnya yang dah tiada. Sayu je melihatnya. Harap dia akan buat sarang baru tak jauh dari rumah. Jadi setakat ni, ni lah yang terjadi kat belakang rumah kami.

(8 Mei 2011)

Nampak rumah kami sebelah kiri? (11 Mei 2011)

Pokok-pokok sempadan mula tumbang (11 Mei 2011)

Bakal digantikan dengan tembok 30 kaki (13 Mei 2011)

(13 Mei 2011)

Ayah, di belakang rumah jiran
...

Sebagai pelajar jurusan perancangan bandar, aku memahami betapa kita memerlukan pembangunan bagi 'menghidupkan' sesebuah kawasan. Cuma aku rasa, Rawang ni dah terlalu banyak commercial & industrial area. Tak mahukah mereka menyediakan taman rekreasi untuk kami? Tidaklah entry ini ditulis bagi membantah pembangunan tersebut. Cuma ingin berkongsi dengan korang semua, apa rasanya bila sesuatu yang sangat bernilai itu (alam sekitar) hilang di depan mata. Benar kata orang, sesuatu itu terasa lebih berharga bila ia mulai pergi. Maka, cara untuk kita menghargai sesuatu ialah dengan menyedari ianya boleh hilang pada bila-bila masa. 

Pada saat ini, aku berharap sungai di depan rumah itu akan kekal cantik dan bersih. Yang mana hakikatnya, sampah sarap masih boleh dilihat hanyut dan tersangkut di depan rumah. Banyak kali juga, aku dan adik-adik mengeluarkan sampah dari sungai tu. Tapi kalau sikap manusia yang suka buang sampah merata tu tak diubah, tak mustahil sungai jernih tu boleh bertukar menjadi 'longkang busuk'. 

Imam Ghazali pernah bertanyakan soalan kepada anak-anak muridnya. Salah satu soalan berbunyi, "Apakah perkara paling berat di dalam dunia?" Ada yang menjawab baja, besi dan gajah. "Semua jawapan hampir benar," kata Imam Ghazali, "tapi yang paling berat adalah 'memegang amanah'."


Dan sedarkah kita yang alam sekitar itu sebahagian daripada amanah Allah untuk kita?
Rasulullah saw bersabda bermaksud : “Dunia ini hijau dan cantik, dan Tuhan telah melantik kamu sebagai pengurusnya. Dia melihat apa yang kamu lakukan.” (Hadis riwayat Muslim)

Hidup ini singkat. Berusahalah. Demi dirimu, juga generasimu. Demi duniamu, juga akhiratmu.

ㅋㅋㅋ

Daisypath Friendship tickers
Daisypath Wedding tickers
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...